26 Maret 2014

Berbagi Kepada Sesama



DUA RATUS KACA MATA GRATIS
BAGI MASYARAKAT DESA BALAI HARAPAN

Dalam rangka mengkhidmati masyarakat secara umum, Jemaat Ahmadiyah Kalbartim bersama dengan Humanity First Indonesia Cabang Kalimantan Barat menggelar Pemeriksaan mata standar optik dan pemberian 200 kaca mata gratis sebagai alat bantu penglihatan bagi mereka yang membutuhkan. Dilaksanakan disebuah desa bernama Balai Harapan (Balaigana) yang berlokasi di Sintang Kalimantan Barat, pengkhidmatan ini dilakukan dalam dua tahap. Bakti Sosial tahap I dilaksanakan pada bulan April 2013 dan Bakti Sosial tahap II dilaksanakan pada bulan Juni 2013.


100 buah kaca mata gratis dibagikan pada Bakti Sosial Tahap I, yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 13-14 April 2013. Pada kesempatan tersebut, masyarakat yang sebelumnya diberi kupon melalui aparat desa dan RT setempat, diberikan pelayanan berupa pemeriksaan mata standar optik yang dilakukan oleh 3 orang praktisi optik profesional. Selama dua hari, tercatat sebanyak 95 orang memeriksakan matanya. Hasilnya berdasarkan usia, masyarakat dibawah 40 tahun yang diperiksa, 12 orang diantaranya menderita rabun jauh, 5 orang menderita rabun dekat, 4 orang menderita gangguan mata silinder dan 6 lainnya normal. Adapun masyarakat dengan usia 40 tahun keatas, hasilnya diantaranya adalah 6 orang menderita baik rabun jauh dan rabun dekat, 23 orang menderita rabun dekat, dan 36 orang diantaranya mengalami mata tua (presbiophy). Bagi 86 orang yang mengalami gangguan mata tersebut kemudian mendapatkan kaca mata dengan lensa yang dibutuhkan secara gratis. Bahkan mereka juga dipersilahkan untuk memilih frame yang sesuai dengan wajah dan keinginan mereka.

100 buah kaca mata gratis berikutnya dibagikan pada Bakti Sosial Tahap II, yang dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2013 ditempat yang sama. Namun, ada yang istimewa pada pelaksanaan Baksos yang kedua ini. Meskipun hanya digelar dalam waktu satu hari, namun dikarenakan informasi dan pengalaman dari masyarakat yang beredar dari mulut kemulut setelah Baksos tahap I, maka antusiasme masyarakat semakin meningkat. Pada kesempatan tersebut, tercatat sebanyak 90 warga yang diperiksa matanya oleh 4 orang praktisi optik yang berkhidmat pada hari itu. Mereka satu persatu datang, silih berganti. Terkadang ada antrian, namun segera dapat ditangani. Berdasarkan hasil pemeriksaan,  terdapat 70 orang yang mengalami gangguan penglihatan dan berhak memperoleh kaca mata secara gratis.


 Selain pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata sebagai alat bantu, dalam pelaksanaan Baksos tahap I dan II juga diberikan pelayanan pangkas rambut cuma-cuma. Masyarakat dipersilahkan untuk dipotong rambutnya atau hanya sekedar dirapihkan. Mereka juga dipersilahkan untuk memilih gaya dan model rambut yang mereka sukai, seperti cepak ala TNI, ala mohak, ala artis korea ataupun ala para pemain bola terkemuka. Ditangan para ahli pangkas yang berkhidmat, kesemua gaya tersebut dapat dipenuhi. Tercatat sebanyak 123 orang warga yang dipangkas rambutnya selama pelaksanaan Baksos.

Alhamdulillah kegiatan pengkhidmatan ini dapat terlaksana berkat kerjasama dari berbagai pihak, termasuk diantaranya para sukarelawan HFI cabang Kalbar, Jemaat KalbarTim, Sekretaris Umur Ammah PB, PPLI, para donatur dan jajaran pemerintahan Desa Balai Harapan juga aparat kepolisian sektor Tempunak. Teriring doa, semoga Allah meridhoi sepotong pengkhidmatan desa Balai Harapan ini. Agar mereka dapat melihat segala sesuatunya dengan lebih baik, indah dan jelas...amin.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar